1. Konten
Strategi pertama tentunya memaksimalkan konten di dalam blog kita terlebih dahulu.
Membangun konten di blog kita jangan semata-mata
berdasarkan jumlah pencari keywords tertentu, tapi lebih ke manfaat
konten dan cara penyajiannya di blog.
Navigasi blog kita juga berpengaruh.
Satu konten berkualitas tanpa menawarkan links ke artikel
terkait pasti hasilnya kurang maksimal. Dengan navigasi yg baik, kita
bisa arahkan audiens utk membaca artikel lain yg berhubungan dengan
artikel yg baru dia baca.
2. Pemasaran
Pemasaran blog yg biasa saya lakukan adalah dengan cara gratis dan berbayar.
- Gratis: SEO, Media sosial (FB, Twitter, G+, Instagram), forum aktif
- Berbayar: FB ads, Twitter ads, email list, memasang feed/links di blog2 terkenal dan punya visitor loyal.
Semua proses pemasaran tersebut (free dan berbayar)
dilakukan secara terus menerus. Kombinasi ke semuanya itu bisa membuat
blog jadi lebih cepat populer, baik di media sosial maupun di search
engine.
Berdasarkan pengalaman saya, proses pemasaran ini akan
sangat mudah bila kita punya tim. Kerja sendirian pasti hasilnya gak
maksimal.
3. Konsistensi
Apapun bisnisnya kalau kita gak konsisten pasti tidak akan
berkembang. Iya kan? Sama juga dengan blogging, kalo ga konsisten ya
tidak usah berharap banyak.
Berdasarkan pengalaman saya, kalau kita konsisten dalam
blogging, setidaknya dalam waktu 1 tahun blog itu sudah menghasilkan
banyak (uang) dan stabil.
Tapi bukan jaminan akan terus begitu, kalau gak konsisten
dan tidak ada inovasi maka blog terkenal juga bisa colaps dan ‘terjun
bebas’ trafiknya.
Dalam membuat konten, usahakan
1. Menyasar 2 target sekaligus :
Pertama, manusia.
Selalu bayangkan bagaimana konten Anda menjadi sebuah buku best
seller di Gramedia (katanya sih kalau laku minimal 3000 buku bisa
disebut best seller), dibeli banyak orang dan dibawa orang ke tempat
tidur, dibaca sebelum tidur (karena saya selalu terkenang masa kecil
saya sering baca buku sebelum tidur).
Kedua, search engine. Mengandung keyword yang anda target.
2. Memecahkan masalah penting yang dihadapi pembaca Anda, jika memungkinkan Anda bisa mengubah hidup orang banyak lewat konten Anda dan membuat orang lain lebih sukses.
3. Selalu punya target membuat konten yang terbaik di industry yang anda geluti.
Untuk memastikan konten anda terus berkembang dan berevolusi dengan progresif, perhatikan konsep 70 20 10:
70% konten basic/how to/kebutuhan dasar (jenis konten yang biasanya
akan membentuk branding anda). 20% konten yang sedikit mengambil risiko
(yang potentially menjadi the next 70%) 10% konten high risk yang sama
sekali baru.
4. Konsistensi.
5. Selalu mencari channel-channel baru, jika mendapatkan channel baru yang belum saturated, segera naikkan budget Anda di channel tersebut.
6. Partnership untuk building brand. Bisa jadi brand
yang anda bangun suatu hari memiliki valuasi besar. Pada umumnya blog
yang bukan personal brand (nama-anda.com) selain lebih mudah untuk
membangun partnership, juga lebih mudah untuk mendorong UGC (user
generated content).
7. Kalau bisa jangan terlalu nge-gank. Alias setiap bikin meetup atau nulis konten hanya melibatkan/menulis tentang segelintir pelaku industry saja.
8. Selalu mencari dan meng-exploit / meng-close gap di industry dengan konten Anda (bahasa lain : memecahkan masalah)
9. Selalu mem-benchmark pada orang-orang di atas anda.
Misalnya jika saat ini sudah punya cukup banyak uang dengan bekerja
3-4 jam sehari, cari tahu kenapa & bagaimana caranya ada beberapa
orang yang bekerja 16 jam sehari dan memiliki perusahaan dengan nilai
triliunan dalam 3 tahun.
(note : tips ini hanya cocok untuk yang ingin change the world. Tidak cocok untuk yang ingin hidup santai banyak uang).
10. Pahami berbagai macam bisnis model media (blog
itu media kan?) termasuk kenapa beberapa media diakuisisi. kenapa Amex
mengakuisisi OpenForum? kenapa News Corp (Rupert Murdoch) mengakuisisi
VCCircle di India? kenapa BuzzFeed diinvest Andressen Horowitz? kenapa
TechCrunch diakuisisi AOL?
Dengan memahami ini mindset anda akan lebih holistik.
1. Tema blog spesifik sesuai dengan niche market yg dibidik. Sebagai contoh punya saya khusus tentang manajemen bisnis.
2. Diisi dengan konsisten, minimal seminggu sekali,
syukur dua kali, dan kalau bisa dijadwalkan misal tiap senin dan
kamis….supaya pembaca juga punya habit untuk datang ke blog kita. Karena
selalu ada konten baru.
3. Mutu tulisan harus bagus….bisa gaya penulisannya, atau memang cara penyampaiannya, atau juga disertai data/teori/science yang mendukung tulisan kita.
1. Promosi di social media.
2. Konsisten, baik isi, frekuensi, tampilan, panjangnya artikel, dan lain-lain.
3. Tinggalkan jejak berupa link di situs yang populer.
Yang pertama pasti konten
: pilih tema blog yang sempit dan paling dikuasai. Ini dikarenakan blog
akan berkembang jika ditulis secara kontinu, dan untuk kontinu jika
kita tidak menguasai tema maka akan stuck.
Yang kedua, buat diferensiasi : Topik konten boleh sama , namun cara penyajian dan sudut pandang analisis pasti berbeda.
Yang ketiga : Buat tulisan yang baik karena saya hanya percaya bahwa Good news is still a Good news. Sesuatu yang baik hanya berasal dari sesuatu yang baik juga.
Yang keempat : Pertahankan endurance menulis.
Yang kelima : Buat interaksi dengan pembaca.
Hal ini penting sebab tanpa itu tulisan tidak akan bernyawa. Lek boso kerennya no soul dan ini dirasakan oleh pembaca.
2. Konsisten, tidak kenal putus asa
Jangan berhenti menulis walau tidak ada pengunjung. Usahakan ada
artikel setidaknya 1 artikel perhari. Sebab jika sampai kosong hingga 3
hari…biasanya pengujung akan males kembali
3. Buat tulisan yang memiliki karakter dan ciri khas
Tulisan kudu memiliki karakter dan ciri yang tidak dimiliki Blogger
lain. Mau boso gado-gado atau pating pecotot ora masalah sebab justru
ciri tersebut akan memberikan feel berbeda.
1. Persiapkan strategi kontennya.
Cari/riset topik yang akan ditulis sebanyak mungkin, sehingga kita
punya stok topik yang beragam, memastikan blog kita akan selalu update.
Kekurangan 2 blog saya (blog pribadi & ilovedigitalmarketing) adalah
saya tidak melakukan langkah ini.
2. Formulasikan strategi traffic kita.
Dari mana blog kita akan mendapat pembaca? Hal itu perlu dipikirkan dari day 1 kita memulai blog kita.
Apakah kita bergabung di komunitas sesuai dengan tema blog kita,
apakah kita berteman dengan influencer niche kita di social media,
apakah kita mau mendapatkan traffic dari organic search engine, apakah
kita ingin membangun social media kita sendiri, apakah mau bekerjasama
dengan blogger lain (misalnya lewat newsletter email mereka), dsb.
Kita harus punya gambaran ini di awal, karena traffic tidak akan
datang dengan sendirinya. Seiring dengan perkembangan blog kita, kita
bisa terus mencari strategi untuk mengembangkan traffic kita.
3. Jangan ragu untuk berinvestasi lebih serius dengan meng-hire penulis & editor.
Kalau kita mau serius ngeblog (misalnya untuk membangun personal
branding, atau untuk mendapatkan earning, etc), jangan semua ditulis
& dieksekusi sendiri, nanti kita tidak punya waktu untuk memikirkan
strategi pengembangan blog kita sendiri.
Dari pengalaman saya di anakUI.com, saya menghemat waktu hingga 90%
dengan membuat sistem penulis-editor seperti ini, dengan kualitas yang
bahkn lebih baik dari saat saya sendiri mengurusnya.
i saya cukup sederhana:
1. Blog yang kita tulis harus memiliki ciri khas atau niche tersendiri sehingga menarik untuk dibaca dan dicari orang.
Ciri khas ini juga nanti menentukan saat tulisan kita masuk ke ranah google sehingga persaingan di keyword tidak terlalu berat.
2. Memiliki blog artinya kita adalah orang yang rajin menulis,
makin rajin menulis maka akan makin update tulisan yang ada di blog
kita dan akan makin rajin orang yang berkunjung ke blog kita.
Rajin update juga membuat blog kita memiliki nilai di mesin pencari.
3. Rajin menulis berarti kita rajin membaca, kita hanya bisa membuat tulisan menarik jika kita juga senang membaca.
Dengan rajin membaca maka tulisan di blog akan selalu menarik dan
update sehingga orang juga akan tertarik untuk mengunjungi blog kita.
1. Pastikan Anda posting konten mendalam minimal 1.500 kata.
Frekuensi posting tidak penting. Jumlah posting di blog saya hanya sekitar 30-an, tapi rata-rata 2.000 kata.
Saya posting sebulan sekali. Kadang 2 bulan sekali.. Tapi jumlah
pengunjung selalu naik (Pengunjung unik saat ini menuju 10.000
per-bulan)
Internet penuh dengan konten dangkal. Jika Anda juga
mempublikasikan konten dangkal, lalu apa alasan orang mengunjungi blog
Anda ?
2. Jadilah sumber informasi terlengkap.
Jika blog lain mempublikasikan posting berjudul :
– 10 cara menambah jumlah followers
– 10 tips mempercepat pertumbuhan blog dari blogger terbaik Indonesia
– 10 tips mempercepat pertumbuhan blog dari blogger terbaik Indonesia
Maka buatlah konten berjudul
– 50 cara menambah jumlah followers
– 50 Tips mempercepat pertumbuhan blog dari 15 blogger terbaik Indonesia
– 50 Tips mempercepat pertumbuhan blog dari 15 blogger terbaik Indonesia
Jika posting orang lain tidak punya gambar, screenshot, atau
data statistik pendukung, maka Anda harus menambahkannya sebanyak
mungkin ke dalam posting Anda tersebut.
Tentu ini kerja keras. Makanya banyak blogger tidak
melakukannya. Kalau Anda ikut-ikutan malas, maka Anda pasti bernasib
sama seperti mereka.
3. Buat daftar blogger dan influencer media social yang punya banyak pengikut.
Kutip/link ke posting blogger populer, atau tweet dari
influencer dalam setiap posting Anda. Minimal Anda mengutip 5 orang
per-posting
Kemudian kirim email ke orang-orang tersebut agar mereka mau
berbagi posting Anda dengan pembaca atau pengikutnya (mereka dengan
senang hati akan melakukannya).
Dalam pengalaman saya, tidak ada cara instan. Satu-satunya cara untuk menonjol diantara puluhan ribu blog adalah kerja keras.
Kabar baiknya, hampir semua blogger malas menulis konten minimal
1.500 kata. jadi Anda punya peluang besar untuk menang jika Anda mau
melakukannya.
Ada
banyak cara untuk mempercepat perkembangan blog baru. Dari pengalaman
saya pribadi mengembangkan Blogguebo.com, 3 hal inilah yang saya
lakukan:
1. Menulis artikel TERBAIK yang benar-benar dibutuhkan pembaca kita.
Tidak cukup sekedar menulis artikel original (bukan copy-paste), atau
sekedar rutin up-date. Tulislah artikel yang benar-benar memberikan
solusi atas masalah yang mungkin dihadapi pembaca blog kita.
Misal: jika ceruk (niche) blog kita adalah bagaimana cara mendapatkan
uang dari aktivitas blogging, tulislah artikel mendalam tentang
tahap-tahap mengoptimasi blog kita agar bisa mendapatkan banyak
pengunjung dan tentu saja banyak penghasilan.
2. Membangun komunitas pembaca diseputar topik blog kita.
Media sosial seperti Facebook dan Twitter bisa menjadi pilihan untuk
meningkatkan exposure blog kita (dan pada gilirannya meningkatkan jumlah
pembaca blog kita).
Buatlah Facebook Fan Page sebagai sarana membangun komunitas pembaca
yang tertarik dengan topik yang kita tulis di blog kita. Meskipun boleh
dibilang relatif lambat dibanding cara yang lain, namun menciptakan
komunitas sebaiknya dimulai sejak awal saat membangun blog kita.
3. Membuat kontes untuk mempercepat perkembangan blog.
Saya sendiri melakukan strategi ini di awal-awal membangun Blogguebo.com.
Ada banyak pilihan kontes yang bisa kita adakan. Saya sendiri memilih
kontes review blog (tentu saja Blogguebo.com) dengan hadiah yang cukup
besar saat itu untuk menciptakan efek “wow.”
Selain mendapatkan exposure dan pembaca baru, kontes review blog yang
saya adakan juga menyumbangkan banyak backlinks dari peserta kontes
yang memberikan tautan ke Blogguebo.com.
Dari pengalaman saya, kontes bisa menjadi salah satu cara cepat/pintas untuk meningkatkan jumlah
1. Buat sesuatu yang berbeda
Konten berkualitas saja tidak cukup untuk membuat blog bisa kamu cepat berkembang.
Di luar banyak blogger-blogger yang mempublikasikan konten yang super
duper keren. Jika kamu tidak ingin blog kamu tenggelam di antara
blog-blog lain, maka kamu harus mampu membuat sesuatu yang berbeda,
unik, lain daripada yang lain.
2. Jadi Diri Sendiri
Salah satu cara mudah supaya bisa membuat sesuatu yang berbeda adalah dengan menjadi diri sendiri.
Nggak masalah jika kamu ngeblog dengan topik yang basi karena sudah
banyak yang bahas, asalkan kamu mampu mengemasnya dengan caramu sendiri,
dengan gayamu sendiri, dengan pemahamanmu sendiri, maka blog kamu
bakalan menjadi lain daripada yang lain.
3. Aktif di Facebook, Twitter, Google+, forum, dll.
Akan sangat sulit jika kamu ngeblog hanya mengandalkan konten dan berharap pengunjung bakalan datang dengan sendirinya.
Aktiflah di Facebook, Twitter, Google+, forum, atau di mana saja yang
kira-kira calon pengunjung blog kamu sering manghabiskan waktunya.
Misalnya jika blog kamu tentang otomotif, maka aktiflah di grup-grup
facebook seputar otomotif atau google+, twitter, dan juga forum-forum.
Dan yang nggak kalah penting, aktif juga di blog-blog lain yang membahas
topik yang sama dengan rajin meninggalkan komentar.
1. Menulis yang sering (yaitu setiap hari)
2. Tulisan asli buatan dan berbeda dengan yang lain (yg mainstream),
3. Ajak (paksa) temen dan keluarga untuk baca. he he he
Sebetulnya, semua dikembalikan kepada tujuan kita membuat blog.
Saya melihat ada banyak blogger yang justru terperangkap oleh ‘pendapatan online’ seperti AdSense atau PPC yang lain.
Perangkap ini akan membuat blogger menjadi budak keinginan
Google: selalu mencari keyword, onpage SEO sampai dengan mencari
backlink yang gak penting buat artikel kita bisa nge-rank di google.
Kalau dikembalikan lagi ke istilah blogger, ya seharusnya mereka
menulis apa yang mereka bisa. Sharing apa yang menjadi keahlian, atau
sekedar berbagi perspektif tentang apa yang terjadi di dunia ini.
Apabila definisi blogger dikembalikan seperti ini (bukan pencari dollar) maka 3 hal ini menjadi sangat penting :
1. Ambil satu niche dan fokus
Sangat penting bagi orang lain untuk tahu dia membaca blog anda untuk
mencari informasi mengenai apa. Oleh karena itu, blog yang isinya
gado-gado, pada akhirnya hanya akan mengandalkan traffic dari search
engine.
Sedangkan blog yang menguasai satu niche dan fokus disana, akan
mendapatkan ‘branding’ yang lebih tahan lama. Kekuatan ‘branding’ ini
yang akan membuat blog kita mempunyai otoritas dan integritas. Keduanya
akan membentuk ‘trust’ yang membuat pembaca akan percaya apapun yang
kita tulis.
2. Design
Biar bagaimanapun juga, pembaca memerlukan kenyamanan pada saat
membaca blog kita. Apabila anda ingin vsitor lebih banyak membaca
informasi di blog, kurangi gambar yang tidak berguna dan berikan manfaat
yang banyak dari tulisan.
Desain harus bersih, rapi dan terstruktur.
Berikan link ‘related articles’ untuk mempertahankan visitor di blog
anda. Beda lagi kalau blog anda tentang photography atau graphic design
misalnya, disini gambar-gambar menjadi kekuatan utama. Walhasil, anda
harus mengurangi kata-kata.
3. Lupakan SEO, tulis tentang passion anda.
Buat saya, SEO itu menjebak. Lupakan saja.
Tulislah yang menyenangkan buat anda.
Jadikan aktivitas blogging menjadi menyenangkan. Ingat, yg kita
bangun adalah otoritas dan integritas. Kalau menulis menjadi aktivitas
menyenangkan, menulis artikel ribuan tidak akan berasa.
Apabila anda men-outsourcing-kan artikel, anda akan merasa sangat
kehilangan momentum. Tulislah manual. Cintai blog anda sepenuhnya karena
saya percaya pembaca bisa membedakan artikel yang biasa saja dan
artikel yang ditulis dengan sepenuh hati.
Menurut saya 3 strategi sederhana namun ampuh untuk mempercepat perkembangan blog baru, diantaranya:
1. Menyiapkan bahan konten
Sebelum membuat blog, pertama kita harus menyiapkan “rencana bahan
konten” yang sekiranya tidak akan pernah habis. Perlu kita tahu, jika
kita kehabisan bahan konten di tengah jalan maka update artikel akan
terhambat sehingga blog tidak akan bisa cepat tumbuh besar dan tidak
mampu bersaing di halaman pertama google. Dan semakin tinggi trafik blog
maka akan semakin banyak pula kebutuhan artikel unik yang harus
diupdate setiap hari agar trafik blog kita tidak jatuh.
Suatu saat nanti blog kita akan semakin membesar dan memerlukan
banyak konten yang bervariasi, oleh karena itu kita harus
mempersiapkannya dari sekarang dengan membuat blog yang bisa diisi
dengan konten apa saja. Tidak perlu pilih-pilih konten, yang penting
blog kita bisa bertrafik tinggi maka akan mudah untuk digunakan cari
uang dengan cara apapun.
2. Terus menulis artikel
Paksa diri kita untuk terus menulis artikel. Biasanya para blogger
pemula akan putus asa dan malas update ketika melihat trafik blognya
tidak bisa naik meskipun setiap hari mereka rajin update artikel
orisinil dan berkualitas. Padahal masalah seperti itu juga dialami oleh
semua blogger manapun yang ada di internet. Bahkan website-website besar
juga mengalami hal itu.
Pokoknya kita harus mengusir rasa malas dan bisa memaksa diri kita
untuk terus menulis sebanyak-banyaknya di blog kita setiap hari. Kita
tidak perlu berpikir trafik, karena trafik akan datang sendiri tanpa
kita minta jika jumlah artikel kita telah banyak dan terus bertambah
setiap hari.
3. Belajar dari blog lain yang sukses
Tidak ada blogger yang sempurna, karenanya kita juga harus belajar
dari blogger lain. Namun jangan suka mencontek cara-cara blogger lain,
tapi cari tahu bagaimana agar blog kita bisa besar seperti mereka dengan
menggunakan kemampuan yang ada pada diri kita sendiri. Bisa jadi blog
kita nantinya akan lebih besar dari mereka.
Jika kita menyadari, sebenarnya website-website besar tersebut tidak
berbeda dengan blog kita, yang membedakan hanyalah mereka mampu update
artikel orisinil dalam jumlah banyak setiap harinya, dan itulah yang
membuat website mereka menjadi website besar.
Sebagai solusi terakhir adalah mempekerjakan karyawan penulis jika
kita sudah tidak mampu lagi memenuhi permintaan update artikel setiap
hari di blog kita yang telah menjadi besar. Dan tidak ada website besar
yang hanya diupdate oleh satu orang saja.

0 komentar:
Posting Komentar